Pelaksanaan Asesmen Lapangan Akreditasi Program Studi S1 Sistem Informasi Universitas Muhammadiyah Kudus oleh LAM INFOKOM
Kudus, 17 Juli 2025 — Program Studi Sarjana (S1) Sistem Informasi, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU), telah melaksanakan asesmen lapangan dalam rangka proses akreditasi oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer (LAM INFOKOM) pada tanggal 15-17 Juli 2025.
Asesmen lapangan ini merupakan tahapan penting dalam penilaian eksternal yang dilakukan oleh LAM INFOKOM untuk menilai pencapaian standar mutu program studi di bidang informatika dan komputer. Tim asesor yang hadir secara langsung dalam kegiatan ini adalah [Nama Lengkap Asesor 1, Gelar] dan [Nama Lengkap Asesor 2, Gelar], yang bertugas melakukan klarifikasi, verifikasi, dan validasi terhadap data dan dokumen akreditasi yang telah dikirimkan sebelumnya.
Kegiatan asesmen diawali dengan pembukaan resmi yang berlangsung di Ruang Serbaguna 1 Universitas Muhammadiyah Kudus dihadiri oleh pimpinan universitas, pimpinan fakultas, Lembaga Penjaminan Mutu, tim akreditasi program studi, dosen, serta tenaga kependidikan.
Acara dibuka dengan sambutan oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Kudus, Dr. Edy Soesanto, S.Kp., M.Kes., yang menyampaikan komitmen penuh institusi dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan. “Akreditasi bukan hanya pemenuhan regulasi, namun lebih dari itu, merupakan refleksi atas tanggung jawab institusi dalam memastikan penyelenggaraan pendidikan berkualitas dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sambutan kedua disampaikan oleh Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Universitas Muhammadiyah Kudus, Bapak H. Dodok Sartono, S.E., M.M., yang turut memberikan apresiasi kepada seluruh sivitas akademika atas persiapan dan dedikasi dalam menyambut proses akreditasi ini. Ia menekankan pentingnya sinergi antara nilai-nilai keislaman, mutu akademik, dan kebutuhan industri digital. “UMKU memiliki potensi besar dalam mengembangkan program studi berbasis teknologi informasi. Melalui akreditasi ini, kami berharap akan lahir penguatan terhadap tata kelola, SDM, serta relevansi kurikulum dengan dunia usaha dan dunia industri,” tuturnya.
Sesi sambutan ditutup oleh perwakilan Tim Asesor dari LAM INFOKOM, yang menyampaikan tujuan utama asesmen lapangan sebagai proses konfirmasi lapangan terhadap data borang dan untuk menggali keunikan serta kekuatan program studi. Tim asesor juga menyampaikan bahwa proses akreditasi bukan semata-mata untuk memberi penilaian, tetapi juga sebagai sarana pembinaan dan pengembangan berkelanjutan.
Selama dua hari asesmen, tim asesor melakukan serangkaian kegiatan, termasuk wawancara mendalam dengan pimpinan universitas dan fakultas, dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, alumni, serta mitra pengguna lulusan. Asesor juga meninjau fasilitas akademik seperti ruang kelas, laboratorium, dan sarana pendukung lainnya.
Ketua Program Studi S1 Sistem Informasi, Achmad Ridwan, S.Kom., M.Kom menyatakan bahwa asesmen ini menjadi momen evaluatif sekaligus reflektif bagi program studi dalam meninjau kembali implementasi sistem penjaminan mutu internal. “Kami optimis bahwa seluruh proses ini akan menghasilkan umpan balik yang konstruktif dan menjadi pijakan dalam menyusun strategi pengembangan ke depan,” ujarnya.
Ketua Lembaga Penjaminan Mutu UMKU, Ika Tristanti, S.SiT., M.Kes., turut menyampaikan bahwa asesmen lapangan oleh LAM INFOKOM ini menjadi wujud nyata dari integrasi sistem penjaminan mutu di level program studi. “Proses ini membuktikan bahwa seluruh unit telah bergerak dalam satu sistem mutu yang selaras. Kami mengapresiasi kerja keras semua pihak dan berharap hasil akreditasi nantinya dapat menjadi pemicu perbaikan berkelanjutan di semua lini,” ujarnya.
Kegiatan asesmen lapangan berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh suasana kolaboratif. Universitas Muhammadiyah Kudus menaruh harapan besar bahwa hasil dari akreditasi ini akan semakin mengukuhkan Program Studi S1 Sistem Informasi sebagai salah satu program unggulan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta berorientasi pada kebutuhan dunia kerja dan industri masa depan.
